Budaya Mutu (3)

Budaya organisasi merupakan sistem makna terhadap nilai-nilai yang dianut bersama dan dihargai organisasi, yang berfungsi menciptakan pembedaan yang jelas antara satu organisasi dengan organisasi lainnya.

Unsur Kebudayaan

Unsur Kebudayaan

Budaya Mutu

Sistem nilai organisasi yang menciptakan lingkungan yang kondusif untuk keberlangsungan perbaikan mutu yang berkesinambungan. Budaya mutu terdiri dari nilai – nilai, tradisi, prosedur dan harapan tentang promosi mutu

Tujuan Budaya Mutu

Membentuk suatu lingkungan organisasi yang memiliki sistem nilai, tradisi, dan aturan – aturan yang mendukung untuk mencapai perbaikan mutu secara terus menerus

Karakteristik Organisasi yang Memiliki budaya Mutu

  • Berorientasi terhadap kepuasan konsumen
  • Obsesi terhadap perbaikan terus menerus
  • Keinginan yang tulus akan masukan dan umpan balik
  • Pendekatan kerja tim terhadap masalah dan proses
  • Kemitraan internal yang saling mendukung
  • Rekan kerja dipandang sebagai konsumen internal
5s

Five S

7 Wastes

Seven Wastes

Gugus Kendali Mutu

GKM adalah kelompok – kelompok kecil karyawan (4 – 8 orang) yang melakukan kegiatan pengendalian dan peningkatan mutu secara teratur, sukarela dan berkesinambungan dalam bidang–bidang pekerjaannya dengan menerapkan prinsip-prinsip dan teknik-teknik pengendalian mutu

Ciri-ciri GKM

  • Jumlah anggota 4 – 8 orang
  • Melakukan pertemuan di luar jam kerja
  • Menghasilkan risalah GKM dengan konsep PDCA
  • Pemecahan masalah dimulai dengan data dan diakhiri dengan data
  • Menggunakan alat kendali mutu statistik

Maksud GKM

  • Memberikan saran perbaikan dan pengembangan perusahaan
  • Menghargai harkat manusia
  • Memperlihatkan kemampuan pribadi sebagai manusia seutuhnya
  • Menciptakan suasana kerja yang bergairah dan terarah

Tujuan GKM

  • Terciptanya suasana kerja yang kondusif
  • Terciptanya peningkatan pengembangan diri dan kelompok
  • Terselenggaranya hubungan kerja yang harmonis
  • Terbinanya kemampuan kerja yang lebih positif dan konkrit

Manfaat GKM

  • Membiasakan berbicara dengan data dan sistematis
  • Melaksanakan pengendalian PDCA
  • Merangsang membiasakan diri untuk berbicara, mengemukakan pendapat
  • Melatih diri untuk bersikap terbuka dan tidak memaksakan kehendak
  • Mebiasakan diri untuk bersikap sadar akan waktu, biaya serta mutu
  • Melatih diri untuk berinisiatif, kreatif, serta proaktif
  • Menghayati dan melaksanakan konsep market
  • Merasa dirinya berada dalam suatu kesatuan sistem total

Kunci Keberhasilan GKM

  • Komitmen pimpinan
  • Pembinaan
  • Penghargaan
  • Partisipasi
  • Audit mutu

Langkah-langkah GKM

  1. Menentukan tema dan judul
  2. Mencari penyebab masalah
  3. Menentukan penyebab dominan
  4. Membuat rencana perbaikan dan melaksanakan perbaikan
  5. Meneliti hasil
  6. Standardisasi
  7. Menetapkan tema berikutnya

Contoh Masalah yang dipecahkan GKM

  • Penurunan waktu proses
  • Peningkatan mutu produk
  • Penyederhanaan proses
  • Peningkatan produktivitas
  • Penurunan scrap
  • Penurunan pengerjaan ulang
  • Penurunan biaya
  • Peningkatan kenyamanan kerja
  • Penurunan kecelakaan kerja
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s