Kerja Sama Tim

Tim

  • Satu unit yang terdiri atas dua orang atau lebih yang berinteraksi & mengoordinasi kerja mereka untuk mencapai tujuan tertentu
Kelompok Tim
Memiliki pemimpin yang ditunjuk Berbagi & menggilir peran kepemimpinan
Akuntabilitas individual Akuntabilitas mutual & individu (tanggung jawab terhadap 1 sama lain)
Tujuan kelompok & organisasi yang sama Visi atau tujuan khusus oleh tim
Hasil kerja individual Hasil kerja kolektif
Mengadakan pertemuan2 yg efisien Pertemuan2 yg mendorong diskusi terbuka & pemecahan masalah
Efektivitas secara tdk langsung diukur oleh pengaruh bisnis (spt kinerja keuangan) Efektivitas secara langsung diukur dg menilai kinerja kolektif
Mendiskusikan, memutuskan, mendelegasikan pekerjaan untuk para individu Mendiskusikan, memutuskan, berbagi pekerjaan

Model Efektivitas Tim Kerja

1

Model Efektivitas Tim Kerja

 Jenis Tim

  • Tim formal, tim yang diciptakan oleh organisasi sbg bagian dr struktur organisasi formal
  • Tim vertikal, tim formal yg terdiri atas seorang manajer & para bawahannya dlm rantai komando formal organisasi
  • Tim horizontal, tim formal yg terdiri atas karyawan2 dr tingkat hirarkis yg hampir sama, tetapi dr bidang keahlian yg berbeda
  • Komite, tim yg bertahan lama, terkadang permanen dlm struktur organisasi yg diciptakan untuk menangani tugas2 yg muncul kembali scr teratur
  • Tim dg tujuan khusus, tim yg diciptakan di luar organisasi formal untuk mengerjakan proyek kepentingan atau kreativitas khusus

Tim dengan Kepemimpinan Mandiri

  • Tim pemecahan masalah, biasanya terdiri dari 5 – 12 karyawan per jam dari departemen yg sama yg bertemu untuk mendiskusikan cara2 peningkatan kualitas, efisiensi dan lingkungan kerja
  • Tim dg kepemimpinan mandiri, tim yg terdiri atas 5 – 20 pekerja dg keterampilan lebih dari 1 yg menggilir pekerjaan untuk menghasilkan produk atau layanan yg menyeluruh, sering kali diawasi oleh seorang anggota yg dipilih

 Tim di Lingkungan Kerja Baru

  • Tim virtual, tim yg menggunakan kemajuan teknologi informasi & telekomunikasi sehingga para anggota yg terpisah secara geografis dpt berkolaborasi dlm proyek & mencapai tujuan bersama
  • Tim global, tim kerja yg terbentuk dari anggota2 dg kebangsaan yg berbeda yg aktivitasnya menjangkau bnyk negara, mungkin beroperasi sbg tim virtual atau bertemu dg berhadapan scr langsung

Karakteristik Tim

  • Ukuran
  • Peran anggota
  • Persan spesialis tugas, peran dmn individu tsb mencurahkan waktu & energi untuk membantu tim menyelesaikan tugas
  1. Memprakarsai ide
  2. Memberi opini
  3. Mencari informasi
  4. Meringkas
  5. Memberi semangat
  • Peran sosioemosional, peran dmn seorang individu memberi dukungan untuk kebutuhan emosional para anggota tim & kesatuan sosial
  1. Mendorong
  2. Berpadu
  3. Mengurangi ketegangan
  4. Mengikuti
  5. Berkompromi
  • Peran ganda, peran dmn seorang individu memberikan kontribusi pada tugas tim & menudkung kebutuhan emosional para anggota
  • Peran non partisipan, peran dmn seorang individu memberi sedikit kontribusi pada tugas ataupun kebutuhan sosioemosional para anggota

Peran Tim Anggota

Peran Tim Anggota

Tingkat Perkembangan Tim

Tingkat Perkembangan Tim

Kekompakan Tim

  • Merupakan sejauh mana para anggota tim teratrik pada tim & termotivasi untuk tinggal di dalamnya
  • Faktor yg mempengaruhi kekompakan tim:
  1. Interaksi tim
  2. Tujuan yang sama
  3. Ketertarikan pribadi terhadap tim

Norma Tim

  • Norma, standar perilaku yg sama-sama dimiliki oleh para anggota tim & membimbing perilaku mereka

Norma Tim

Mengatur Konflik Tim

  • Konflik, interaksi antagonistis dmn satu pihak berusaha untuk menghalangi maksud atau tujuan pihak lain
  • Penyebab konflik:
  1. Sumber daya yang langka
  2. Ambiguitas yurisdiksional
  3. Gangguan komunikasi
  4. Bentrokan kepribadian
  5. Perbedaan kekuasaan & status
  6. Perbedaan tujua

Gaya Menangani Konflik

  • Berkompetisi
  • Menghindar
  • Berkompromi
  • Mengakomodasi
  • Berkolaborasi
  • Tujuan paling utama, tujuan yg tdk dapat dicapai oleh satu pihak
  • Penawaran/negosiasi
  • Mediasi, proses penggunaan pihak ketiga untuk menyelesaikan perselisihan
  • Memudahkan komunikasi:
  1. Fokus pada fakta
  2. Mengembangkan banyak alternatif
  3. Mempertahankan keseimbangan kekuasaan
  4. Jangan pernah memaksakan konsensus

Manfaat Tim

  • Tingkat usaha
  • Fasilitas sosial, kecenderungan kehadiran orang lain untuk memengaruhi motivasi & kinerja seorang individu
  • Kepuasan Anggota
  • Pengetahuan & keterampilan pekerjaan yang luas
  • Responsivitas organisasi

Kerugian Potensial Tim

  • Penyusunan kembali kekuasaan
  • Penikmat Cuma-Cuma atau penumpang gelap, seseorang yg mendapat keuntungan dari keanggotaan tim, tetapi tdk memberikan kontribusi yg sebanding untuk pekerjaan tim
  • Biaya koordinasi, waktu & energi yg dibutuhkan untuk mengoordinasi aktivitas kelompok guna memungkinkan kelompok tsb mengerjakan tugasnya
  • Sistem revisi

Cara Menjalankan Pertemuan yg Baik

  • Persiapan sebelumnya
  1. Mendefiniskan tugas
  2. Mempersiapkan agenda
  3. Berikan undangan dengan selektif
  4. Tentukan batas waktu
  • Selama Pertemuan
  1. Mulai tepat waktu
  2. Jangan gunakan telepon seluler
  3. Nyatakan tujuan dan tinjau agenda
  4. Mendorong partisipasi
  5. Tetap pada tujuan semula
  • Setelah pertemuan
  1. Akhiri dengan panggilan untuk melakukan tindakan
  2. Tindak lanjut
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s