Archives

Tugas 3 Komunikasi Bisnis EKMA 4159

SOAL TUGAS 3 Komunikasi Bisnis EKMA 4159

1) Karang taruna di desa saudara berencana akan menaikan iuran kegiatan kepemudaan mulai bulan depan, saudara diminta melobi pengurus supaya iuran tidak dinaikkan. Jelaskan langkah-langkah yang saudara ambil menurut dimensi hubungan manusia dari Philips  Lesly dalam Managing Human Climate!

2) Suatu hari tutor saudara mengumumkan perubahan jadwal, kebanyakan dari saudara tidak bisa. Jelaskan 5 langkah yang akan saudara lakukan untuk bisa bernegosiasi dengan gaya negosiasi “menang-menang”!

 

Jawaban:

NOMOR 1

  1. Menurut saya, yang pertama kali harus dilakukan adalah menganalisis dulu suasana yang ada. Mengapa Pengurus akan menaikkan iuran kegiatan kepemudaan? Atas motif apa para pengurus ini menaikkan iuran
  2. Mengetahui sifat-sifat pengurus seperti apa? Apakah mereka adalah jenis orang-orang yang mungkin bisa kita ajak diskusi atau orang yang anarkis dan mudah marah? Selain itu kita juga harus mengajak teman-teman kita yang sepamahaman untuk membantu kita dalam melobi dengan para pengurus nantinya
  3. Lebih lanjut mencari kelompok kecil yang akan menjadi lawan dan kawan kita
  4. Membentuk koalisi atau dengan berbagai kelompok yang setuju dan sepemahaman dengan kita sehingga mereka bisa memihak atau menyetujui adanya perubahan guna mendukung kita.
  5. Menetapkan tujuan, point-point apa yang nantinya akan kita lobi atau diskusikan dengan pihak pengurus, sehingga tujuan kita sesuai dengan pola-pola yang mungkin muncul pada saat upaya yang kita lakukan dalam memberikan hasil.
  6. Menganalisis kira-kira penyebab kasus atau risiko apa yang muncul ketika kita melobi dengan pengurus apakah mereka bisa diajak berkompromi atau tidak dan kemudian merumuskannya sehingga setiap orang dengan mudah, cepat dan tepat mampu memahami kasus tersebut.
  7. Menganalisis segmen-segmen khalayak. Mengembangkan strategi dan imbauan yang tepat untuk setiap segmen khalayak .
  8. Memperhitungkan media dan saluran komunikasi lain yang ada, yang tentunya bisa kita manfaatkan untuk kepentingan penyebaran informasi kita. Misalnya dengan membuat whatsApp group dalam menyebarkan informasi yang ada.
  9. Mengembangkan kasus. Dengan mengingat adanya orang yang amat ahli dan kita memiliki tujuan yang jelas, maka perhitunhan kasus tadi secepatnya sebelum diubah menjadi kebijakan dan peraturan.
  10. Menjaga fleksibilitas. Setiap pokok persopalan itu pasti banyak liku-liku dan jebakannya, karena itu sebagai seorang pelobi, kita harus memiliki kemampuan berkelit dan taktis.

 

Nomor 2

  1. Berdiskusi dengan teman-teman apa yang harus dilakukan. Jika benar-benar semua teman tidak bisa mengikuti perubahan jadwal, maka harus dicari tahu alasannya. Apakah alasannya kuat atau tidak. Alasan yang kuat dapat dijadikan alasan yang tepat untuk bernegosiasi.
  2. Berbicara dengan tutor secara baik-baik dan menjelaskan tentang penolakan perubahan jadwal beserta alasannya.
  3. Berbicara langsung dengan tutor secara baik-baik kalau perubahan jadwal itu tidak bisa dilakukan karena memang sudah tanggung jawabnya tutor untuk mengajar sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
  4. Jika memang tutor tidak bisa mengajar, maka coba untuk diskusikan bagaimana langkah yang sesuai supaya peserta atau mahasiswa tidak dirugikan karena sudah membayar uang kuliah.
  5. Menerima keputusan final asal perubahan tetap tidak berubah. Mungkin tutor akan memberikan tugas, atau mungkin ada tutor pengganti sementara. Jika tutornya tidak mau kalah, maka cara satu-satunya adalah mencari pihak ketiga yaitu langsung berbicara dengan pihak UT tentang isu yang sedang beredar saat itu.
Advertisements

Tugas 3 Manajemen Pemasaran EKMA 4216

TUGAS 3 STRATEGI PEMASARAN BLACKBERRY

Populer layanan push E-mail
Sejak kemunculannya, Research In Motion berhasil menjual puluhan juta unit BlackBerry ke seluruh dunia. Apa inovasi yang mereka tawarkan? Siapa yang tak kenal BlackBerry? Rasanya, hampir sebagian masyarakat modern mengenal “ponsel pintar“ ini. Bukan hanya kalangan profesional yang mobile saja yang gandrung padanya, popularitasnya kini juga sedang merambah segmen menengah ke bawah dan mahasiswa. Kemampuannya menyampaikan melalui jaringan data nirkabel dari layanan operator selular ternyata mampu mengejutkan dunia. Sejatinya, BlackBerry diperkenalkan sejak 2004 oleh salah satu operator telekomunikasi seluler. Popularitas BlackBerry karena keberadaan komunitas yang mendorong terciptanya word of mouth (WOM), di samping karakteristik konsumen Indonesia yang mudah terbawa tren. Pertama kali diperkenalkan BlackBerry lebih ditujukan untuk pasar korporat ungkap Teguh Prasetya, Group Head Brand Marketing Indosat. Alasannya, hanya segmen pasar korporatlah yang membutuhkan fitur seperti yang ditawarkan BlackBerry, yaitu push e-mail. “Dulu, berapa banyak sih orang yang membutuhkan e-mail real-time? ujar Teguh seraya menambahkan, kebetulan satu-satunya keunggulan BlackBerry adalah layanan push e-mail. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, handset dan teknologi BlackBerry mulai bergeser ke arah yang lebih personal. “Dan kami mendapat masukan dari konsumen agar tidak hanya diberikan bagi pelanggan korporat, ungkap Teguh. Sejak itu, 2006, Indosat memasarkan layanan BlackBerry untuk pelanggan ritel, walau masih terbatas untuk pelanggan pasca bayar saja. Bahkan, tak berhenti sampai di situ, Indosat juga menawarkan layanan BlackBerry connect bagi pelanggan yang tidak memiliki handset-nya, tapi tetap ingin dapat menikmati layanan BlackBerry. Lagi-lagi, strategi tersebut juga dilatarbelakangi masukan pelanggan yang terekam dari berbagai mailing list tentang BlackBerry yang mulai tumbuh. Teguh mengatakan, keberadaan komunitas memang membuat perkembangan pasar BlackBerry di Indonesia tumbuh sangat dinamis. Komunitas inilah yang menyebarkan “virus” WOM ke orang lain. BlackBerry adalah peralatan penting bagi seseorang untuk tetap berhubungan dengan email. Banyak yang kemudian mengistilahkan sebagai “crackBerry” lantaran kemampuan bagaikan tali yang mengikat kita ke dalam mesin tipis berwarna hitam. Masin ini menjadi bagian penting dari kehidupan kerja dan kehidupan setelah bekerja, selalu di bawa kemana saja-di dalam kendaraan, bahkan di pantai. Diperlukan upaya yang besar untuk menyingkirkan pemiliknya dari BlackBerry. Research In Motion (RIM) meluncurkan versi awal BlackBerry pada Januari tahun 1999. Mereka harus bersabar beberapa tahun sebelum teknologi pendukungnya benar-benar siap dijalankan. Hingga kemudian tiba saatnya, pertumbuhan ponsel dan SMS yang begitu massive menunjukkan bahwa masyarakar kini siap berhubungan dengan e-mail mereka secara permanen. Awalnya, produk ini berfokus kepada para knowledge worker sebagai target pasarnya. Teknik favorit RIM adalah mendatangi konferensi dan mendistribusikan BlackBerry gratis selama konferensi berlangsung. Mereka berhasil membuata para eksekutif akhirnya sibuk menghabiskan waktu melihat inbox ketimbang mendengarkan sang pembicara. Meskipun merugikan pembicara, tapi para peserta konferansi terkesima. Sekali kita menjajal BlackBerry, maka tak ada jalan untuk kembali. Alhasil, banyak eksekutif yang kemudian membelinya-dan merekomendasikannya ke perusahaan agar ,membelinya secara korporat. Dalam tempo singkat, sederet perusahaan besar-seperti Intel- yang sebelumnya menetapkan PalmPilot untuk semua stafnya, menggantinya dengan BlackBerry. Inovasi produknya pun terus bergulir, akses internet, dukungan software jejaring sosial (social network) serta aplikasi kerja pengguna BlackBerry pun semakin efisien dalam berkomunikasi dan berinteraksi. Berbagai fitur dan kemudahan yang melengkapi BlackBerry mampu mengubah pola komunikasi penggunanya. Fitur andalan yang di gemari adalah push e-mail. Di sebut push e-mail karena seluruh surat, daftar kontak, dan kalender “didorong” masuk ke dalam BlackBerry secara otomatis. Salah satu konsumen yang menikmati kemudahan BlackBeryy adalah Elizabeth Fang. Pekerja media ini sudah menggunakan BleckBerry tipe Curve 8320 sejak Agustus 2008. Ia menggunakan BlwckBerry karena tertarik pada fitur-fitur yang ditawarkan seperti e-mail, browsing, dan BlackBerry Messenger. Jadi, dia tidak perlu repot-repot buka laptop dan mencari jaringa Wireless Fidelity (WiFi) lagi.
Produk
Beberapa waktu lalu, produsen BlackBerry, Research in Motion (RIM) resmi memperkenalkan varian terbarunya, smartphone BlackBerry Torch 9800. Perangkat ini merupakan kombinasi ideal bagi konsumen yang mengutamakan koneksi secara sosial yang dibalut dengan fungsi bisnis. Smartphone BlackBerry Torch 9800 merupakan sebuah perangkat yang menawarkan aspek desain elegan dengan fitur-fitur fungsional terunggul. Jenis ini juga merupakan jenis smartphone Blackberry yang pertama memadukan fitur keyboard QWERTY penuh dan juga layar sentuh serta sebagai yang perdana menggunakan sistem operasi BlackBerry 6 terbaru. “Layanan fitur BlackBerry sangat membantu. Apalagi jika dalam bekerja, Anda selalu harus mengirim dan mengecek e-mail.¬sejak pakai BlackBerry saya bisa melakukan itu setiap saat,” aku Elizabeth yang menghabiskan budget Rp 200.000 per bulan, khusus untuk BlackBerry. Selain itu, network sesama pengguna BlackBerry juga memberikan kemudahan dalam share informasi. Kiprah RIM selaku vendor ponsel BlackBerry pun kian berkibar. Reputasi positif dan inovatif melekat pada produsen gadget asal Kanada ini. “ pada kuartal III tahun 2008, BlackBeryy terjual 21 juta unit di seluruh dunia. Ditambah 2,5 juta unit pada kuartal IV November 2008,” kata Adele Beachley, Regional Director RIM Asian Pasific. Dalam hitungan singkat, BlackBerry sudah mampu mengubah pola pikir masyarakat dengan fitur ponsel yang ditawarkannya. Kehadirannya memberikan kemudahan dalam mengakses jaringan internet di mana pun dan kapan pun. BlackBerry, lanjut Adele, hanya memfokuskan pada konsep simplicity. Headset-nya bukan Cuma menawarkan push e-mail, tetapi berkembang menjadi alat untuk bersosialisasi. Itu tercipta berkat adanya aplikasi FaceBook, BlackBerry Messenger, dan Yahoo Messenger. Dengan keunggulan push e-mail, maka semua e-mail yang masuk dapat diteruskan juga ke ponsel. “E-mail juga sudah mengalami proses kompresi dan scan di server BlackBerry sehingga aman dari virus,” ujarnya. Selain itu, lampiran file berupa dokumen Microsoft Office dan Portable Document Format (PDF) pun dibuka dengan mudah. Bahkan, sebuah e-mail berukuran 1MB, jika diterima melalui push e-mail, dapat menjadi 10 KB dengan isi yang tepat. Oleh karena itu, pengguna tidak perlu mengakses internet terlebih dahulu dan membuka satu per satu e-mail yang masuk atau memeriksa e-mail baru. Hal ini bisa dilakukan karena pengguna terhubung langsung secara terus-menerus dengan dunia maya melalui jaringa telepon selular yang tersedia. Kelebihan lainnya adalah kemampuan BlackBerry yang dapat menampung e-mail hingga puluhan ribu buah tanpa risiko “hang” –asalkan masih ada memori tersisa. “Alat penyimpanan juga memungkinkan para pengguna untuk mengakses data meskipun di luar layanan jangakuan nirkabel. Begitu pengguna terhubung lagi, BlackBerry Enterprise Server akan menyampaikan data terbaru yang masuk,” ujar Adele. Di samping itu, BlackBerry juga bisa digunakan untuk chatting. Mirip dengan Yahoo Messenger, namun dilakukan dengan jaringan BlackBerry dengan memasukkan nomor identitas. Pengguna BlackBerry semakin meluas dengan hadirnya fasilitas koneksi (BlackBerry Connect). Dengan fasilitas itu, pengguna tidak lagi harus menggunakan perangkat genggam BlackBerry untuk memanfaatkan BlackBerry Internet Solution. “Pengguna hanya perlu menginstalansi BlackBerry Connect pada ponsel merek apapun yang dimilikinya, maka pengguna bisa memanfaatkan BlackBerry Internet Solution,”imbuhnya.

Layanan Operator
Di Indonesia sendiri, BlackBerry pertama kali diperkenalkan pada pertengahan Desember 2004 oleh operator Indosat dan Starhub –rekan utama BlackBerry dalam hal teknis instalasi. Kemudian, pasar BlackBerry Internet Service dan BlackBerry Enterprise Server diramaikan oleh dua operator besar lainnya, yakni Exelecomindo dan Telkomsel. Terkait dengan itu, RIM menilai permintaan terhadap masyarakat terhadap mobile data tumbuh pesat. Fenomena tersebut tidak hanya terjadi di emerging market seperti Indonesia, tetapi juga global. “Permintaan layanan mobile data oleh end-user begitu besar dalam beberapa tahun terakhir. Ini menandakan tingginya awareness masyarakat global terhadap mobile data,” imbuh Adele. Adele menjelaskan, pihaknya akan tetap menjual produk secara tidak langsung ke masyarakat, yakni dengan bekerja sama dengan ketiga operator diatas. Pihaknya bertekad menggencarkan peluncuran “ponsel pintar” itu sesuai dengan kebutuhan pasar. Ditambahkannya, kerja sama akan dilakukan dengan memanfaatkan momentum untuk membangun pasar serta menggandeng pengembang aplikasi. Dengan menggandeng pengembang aplikasi, akan tersedia aplikasi-aplikasi tambahan yang melampaui aplikasi e-mail –baik untuk kebutuhan kerja maupun pribadi. “Kami tetap mempertahankan model bisnis tidak langsung atau melalui kerja sama dengan operator untuk mengendalikan pasar,”tegasnya.

Kebutuhan dan Segmen Pasar
Saat ini pasar tetap memiliki sebuah keinginan untuk memiliki ponsel pintar dengan fitur-fitur yang bisa mengakses social media ataupun fitur chatting, walau harga ponsel pintar cenderung mahal dan tidak terjangkau kelas menengah ke bawah. Namun demikian pasar ponsel pintar tetap potensial karena tidak lepas dari budaya masyarakat Indonesia yang senang bergaul dan beramah-tamah.

Persaingan
Ponsel pintar lahir salah satunya dari persaingan tingkat tinggi/perang yang akhirnya melahirkan bintang. Persaingan bisnis biasanya kemudian muncul bintang-bintang baru; atau bintang lama yang bertambah kuat dan hebat. Ponsel pintar lahir dikarenakan adanya perang antara Nokia dengan BlackBerry dan iPhone yang berlangsung sampai sekarang. Bagaimana hasilnya? Yang pasti, perang keduanya berhasil menciptakan tren baru di pasar ponsel pintar di Indonesia. Selama ini Nokia bisa dikatakan merajalela sendiri, terutama di pasar ponsel premium. Tanpa diduga sebelumnya, BlackBerry (BB), produk besutan Research In Motion (RIM) tiba-tiba mencuat ke posisi papan atas di segmen ponsel premium Merek asal Kanada ini mampu menciptakan tren baru di pasar ponsel nasional. Tidak hanya berhasil “merusak” peta persaingan di pasar ponsel premium, khususnya pasar ponsel pintar, tapi juga ikut menggairahkan pasar ponsel di segmen menengah dan bawah. Gara-gara perang dua bintang itu, kini tren di pasar ponsel pintar atau sering disebut smartphone berubah dengan sangat cepat. Saat ini tren yang sedang berkembang bentuknya QWERTY monopad. Bentuk ini seolah menggantikan model memanjang yang diadopsi oleh Nokia Communicator yang sebelumnya merajai di segmen pasar ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. PERTANYAAN (gunakan dasar teori yang ada):
    Berada pada tahap daur hidup apa Blackberry saat ini? Strategi pemasaran apa yang dikembangkan Blackberry sesuai dengan tahap daur hidupnya?
  2. Dalam memenangkan persaingan pasar ponsel pintar di Indonesia, strategi harga apa yang dilakukan BlackBerry?
  3. Apa srategi bauran promosi yang dilakukan BlackBerry, jelaskan kombinasi alat-alat promosi yang digunakan Blackberry.
  4. Apakah strategi saluran disribusi yang dilakukan BlackBerry? b. Apa keuntungan yang dapat diraih BlackBerry melalui pemanfaatan channel distribusi

 

Jawab:

  1. Strategi pemasaran pada tahap pertumbuhan. Tahap ini ditandai dengan peningkatan pesat dalam penjualan. Pengadopsi awal menyukai produk, dan konsumen selanjutnya mulai membelinya. Pesaing baru masuk, tertarik oleh peluang. Mereka memperkenalkan fitur produk baru dan memperluas distribusi. Selama tahap ini, perusahaan menggunakan beberapa strategi untuk mempertahankan pertumbuhan pasar yang pesat, seerti (1) Perusahaan memperbaiki kualitas produk dan menambah fitur produk baru serta memperbaiki gaya; (2) Perusahaan menambah model baru dan produk petarung/flanker (misalnya produk dengan ukuran, rasa dan hal lain yang berbeda yang melindungi produk utama); (3) Perusahaan memasuki segmen pasar baru; (4) Perusahaan meningkatkan cakupan distribusinya dan memasuki saluran distribusi baru; (5) Perusahaan beralih dari iklan kesadaran produk ke iklan preferensi produk; (6) Perusahaan menurunkan harga untuk menarik lapisan pembeli berikutnya yang sensitif terhadap harga.
  2. Strategi Black Berry yang dilakukan di Indonesia adalah dengan cara bekerja sama dengan pasar BlackBerry Internet Service dan BlackBerry Enterprise yaitu bergabung dengan internet provider paket data.
  3. Black Berry menggunakan Virus Word of Mouth untuk kalangan menengah ke atas. Alat promosi yang dilakukan Black Berry adalah dengan bekerja sama dengan 3 provider yang ada di Indonesia. Selain itu Black Berry melakukan promo di sejumlah kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan kota Medan dengan cara memberikan edukasi kepada para pelanggan. Seperti memberi pengenalan tentang berbagai keuntungan yang akan didapatkan bila menggunakan Blackberry, Pengenalan fitur” yang dimiliki oleh Blackberry yang melebihi smartphone merk lain. Serta berbagai keuntungan yang didapat jika membeli ponsel Blackberry melalui mitra resmi atau distributor RIM Indonesia.
  4. (a) Dengan strategi membangun jaringan Blackberyy di Indonesia secara efektif, mengingat kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan sehingga perlu dibangun titik pusat distribusi disetiap Pulau. Kemudian membuka titik distribusi hingga ke daerah tingkat dua, dengan melakukan observasi terlebih dahulu apakah daerah tersebut menguntungkan atau tidak.

 

(b). Keuntungan yang dapat diraih BlackBerry melaui pemanfaatan channel distribusi

  • Information, yaitu mengumpulkan informasi penting tentang konsumen dan pesaing untuk merencanakan dan membantu pertukaran.
  • Promotion, yaitu pengembangan dan penyebaran komunikasi persuasif tentang produk yang ditawarkan.
  • Negotiation, yaitu mencoba untuk menyepakati harga dan syarat-syarat lain, sehingga memungkinkan perpindahan hak pemilikan.
  • Ordering, yaitu pihak distributor memesan barang kepada perusahaan.
  • Payment, yaitu pembeli membayar tagihan kepada penjual melalui bank atau lembaga keuangan lainnya.
  • Title, yaitu perpindahan kepemilikan barang dari suatu organisasi atau orang kepada organisasi / orang lain.
  • Physical Possesion, yaitu mengangkut dan menyimpan barang-barang dari bahan mentah hingga barang jadi dan akhirnya sampai ke konsumen akhir.
  • Financing, yaitu meminta dan memanfaatkan dana untuk biaya-biaya dalam pekerjaan saluran distribusi.
  • Risk Taking, yaitu menanggung resiko sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan saluran distribusi.

Diskusi 5 Statistika Ekonomi ESPA 4123

Silahkan diskusikan :

  1. Jelaskan apa fungsi angka indeks kuantitas dan angka indeks nilai!
  2. Berikan penjelasan mengenai angka indeks sederhana, angka indeks agregatif, dan angka indeks berantai! Sertakan contoh soal dan jawaban penyelesaiannya.

 

JAWABAN:

  1. Jawaban Nomor 1 (Sumber: Pengantar Statistika Ekonomi dan Bisnis, Jilid 1 Pengarang Drs. Noegroho Boedijoewono hal 170 – 171)

Angka indeks diartikan sebagai angka perbandingan yang perubahan relatifnya dinyatakan dalam bentuk persentase terhadap yang lain.

Angka indeks kuantitas menunjukkan perubahan kuantita dari satu periode ke periode lain, misalnya perkembangan jumlah penjualan, jumlah produksi dan sebagainya.

Angka indeks nilai menunjukkan perubahan nilai uang dari satu periode ke periode lain.

 

  1. Jawaban Nomor 2 (Sumber: Pengantar Statistika Ekonomi dan Bisnis, Jilid 1 Pengarang Drs. Noegroho Boedijoewono hal 170 – 171)

Angka Indeks Sederhana

Angka indeks sederhana atau tidak ditimbang (unweighted agregative Index), disebut tidak ditimbang (unweighted) sebab masing-masing barang dianggap sama arti pentingnya. Disebut agregative karena merupakan penjumlahan dari semua barang yang akan dihitung angka indeksnya. Metode ini mempunyai kebaikan karena bersifat sederhana.

Angka Indeks sederhana tidak ditimbang ini dirumuskan sebagai berikut:

 

Angka Indeks Harga (P)

Po,n = (∑Pn/∑Po) x 100%

Po, n = Angka Indeks Harga tahun n dengan tahun dasar 0
= Jumlah
Po = Harga tahun dasar (base year)
Pn = Harga tahun yang akan dihitung angka indeksnya (current year)

 

Perhitungan Angka Indeks Sederhana Tidak Ditimbang

untuk 5 Macam Barang (Tahun Dasar 2000)

Macam Barang Harga Tahun

2000 (Po)

Harga Tahun

2001 (Pn)

A Rp 1,00 Rp 1,17
B Rp 0,40 Rp 0,30
C Rp 0,60 Rp 0,66
D Rp 1,12 Rp 1,12
E Rp 0,60 Rp 1,20
  ∑Po = Rp 3,72 ∑Pn = Rp 4.45
Angka Indeks Harga = 100% (tahun dasar)

P00.01 = 4,45 / 3,72 x 100%

= 119,6%

Kesimpulan: Tahun 2001 terjadi kenaikan harga 19,6%

dibanding dengan tahun 2000

 

Kelemahan metode ini, yaitu apabila terjadi perubahan kuantita satuan barang, misalnya dari ons menjadi kg, maka Angka Indeksnya akan berubah, karena perubahan ukuran satuan ini akan mempengaruhi harga barang tersebut yang selanjutnya akan mempengaruhi besarnya angka indeks.

Sebagai contoh, satuan barang B semula dalam ons siubah menjadi kg, sehingga harga dikalikan menjadi 10 kali.

Barang B tahun 2000 = 4,00 dan tahun 2001 = 3,00.

 

Angka Indeks Agregatif

Perhitungan Angka Indeks ditimbang berikut ini dengan menggunakan faktor penimbang (weight) secara subyektif. Perumusan Angka Indeks ditimbang adalah sebagai berikut:

Io,n = (∑(Pn . W)/ ∑ (Po . W))x 100%

Io,n = Indeks tahun n dengan tahun dasar 0
= Jumlah
Pn = Harga tahun n
Po = Harga tahun 0
W = Faktor penimbang

Cara perhitungan Angka Indeks ditimbang ini dapat dilihat dalam Tabel berikut

Tabel Perhitungan Angka Indeks Ditimbang Atas 5 Macam Barang

(Tahun Dasar 2000)

Macam Barang Harga W Harga XW
2000 2001   2000 2001
A 1,00 1,17 2 2,00 2,34
B 0,40 0,30 20 8,00 6,00
C 0,60 0,66 1 0,60 0,66
D 1,12 1,12 5 5,60 5,60
E 0,60 1,20 1 0,60 1,20
Angka Indeks Tahun 2000 (tahun dasar) = 100%

Angka Indeks Tahun 2001 = 15,80/16,80 x 100% = 94,1%

Yang berarti tahun 2001 turun sebesar 5,9%

16,80

∑(Po.W)

15,80

∑(Pn.W)

 

Caranya:

  1. Tentukan faktor penimbang untuk masing-masing barang
  2. Kalikan harga dengan faktor penimbangnya
  3. Jumlahkan hasilnya
  4. Bagi jumlah ini dengan jumlah pada tahun dasar

 

Angka Indeks Berantai

Angka Indeks Berantai adalah angka indeks yang menggunakan tahun dasar atau periode sebelumnya. Agar lebih jelas dapat dikemukakan sebuah contoh berikut ini.

Tabel Perbedaan Angka Indeks Biasa dengan Indeks Berantai

Tahun Harga (Rp) Indeks Biasa Indeks Berantai
2000 5 100 (tahun dasar) 5/5 x 100 = 100
2001 10 200 10/5 x 100 = 200
2002 15 300 15/10 x 100 = 150
2003 20 400 20/15 x 100 = 133

 

Dari tabel, dapat dijabarkan dalam bentuk angka menjadi:

20/5 = 10/5 x 15/10 x 20/15

 

Keuntungan Angka Indeks:

  1. Angka indeks berantai dapat membandingkan nilai relatif sekarang dengan nilai relatif pada tahun atau periode sebelumnya
  2. Dengan angka indeks berantai kita mudah untuk memasukan adanya unsur baru dan mengeluarkan unsur lama yang dianggap tidak diperlukan lagi tanpa merubah seluruh perhitungannya
  3. Dengan angka indeks berantai kita selalu dapat menyesuaikan faktor penimbangnya pada setiap keadaan yang kita inginkan
  4. Perhitungan angka indeks berantai ini dapat menghindarkan adanya pengaruh variasi musim

 

 

 

 

Kelemahan:

Tidak dapat digunakan untuk mengadakan perbandingan dalam jangka panjang, karena perbandingan dalam jangka panjang dengan persentase akan menjadi kurang bermanfaat.

 

SUMBER: Pengantar Statistika Ekonomi dan Bisnis Jilid 1 pengarang Drs. Noegroho Boedijoewono

Jawaban Inisiasi 4

PERTANYAAN

Sesudah anda memahami modul 4, Anda diskusikan dengan teman-teman Anda soal-soal di bawah ini:

  1. Berdasarkan pengertian membaca yang bertumpu kemampuan melek wacana, membaca dapat diklasifikasikan menjadi dua, yakni membaca intensif dan ekstensif. Coba Anda jelaskan kedua jenis membaca tersebut!
  2. Karya ilmiah memiliki beberapa prindip-prinsip ilmiah antara lain obyektif dan emperis. Coba Anda jelaskan kedua prinsip tersebut!

 

Jawaban Nomor 1 (sumber: http://materikuliahku1.blogspot.co.id/2013/01/materi-mata-kuliah-membaca-i.html)

Membaca Ekstensif

Membaca ekstensif merupakan suatu kegiatan membaca yang dilakukan secara luas. Pada siswa diberikan kebebasan dan keleluasaan dalam hal memiliki baik jenis maupun lingkup bahan-bahan bacaan yang dibacanya. Program membaca ini sangat besar manfaatnya dalam memberikan aneka pengalaman yang sangat luas kepada para siswa yang mengikutinya.

Membaca ekstensif meliputi tiga jenis:

  1. Membaca Survey

Membaca survey adalah sejenis kegiatan membaca dengan tujuan untuk mengetahui gambaran umum ikhwal isi serta ruang lingkup dari bahan bacaan yang hendak dibaca. Oleh karena itu, dalam perakteknya pembaca hanya sekedar melihat atau menelaah bagian bacaan yang dianggap penting saja. Misalnya, judul, nama pengarang beserta pidatonya, judul, bab serta sub-sub bab, daftar indeks atau daftar buku-buku rujukan yang dipergunakannya. Dengan demikian membaca survey bukanlah membaca sebenarnya. Jadi, dapat dikatakan semacam kegiatan prabaca.

  1. Membaca Sekilas

Membaca sekilas atau membaca Skimming adalah sejenis membaca yang membuat mata bergerak dengan cepat melihat dan memperhatikan bahan tertulis untuk mencari dan memperhatikan bahan tertulis untuk mencari dan mendapatkan informasi secara cepat (Tarigan, 1990:32). Soedarso (1998:32) mendefinisikan skimming sebagai keterampilan membaca yang diatur secara sistematis untuk mendapatkan hasil yang efisien.

  1. Membaca Dangkal

Membaca dangkal pada dasarnya merupakan kegiatan membaca untuk memperoleh pemahaman yang dangkal atau tidak terlalu mendalam dari bahan bacaan yang dibaca. Membaca jenis ini biasanya dilakukan bila pembaca bermaksud untuk mencari kesenangan atau kebahagiaan. Oleh karena itu, jenis bacaannya pun betul-betul merupakan jenis bacaan ringan. Misalnya, majalah, novel, cerpen dan sebagainya. Membaca dangkal ini dilakukan dengan santai.

 

Membaca Intensif

Membaca intensif merupakan program kegiatan membaca yang dilakukan secara saksama. Dalam membaca ini, para siswa hanya membaca satu atau beberapa pilihan dari bahan bacaan yang ada. Program membaca intensif merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan dan mengasah kemampuan membaca secara kritis.

Jenis membaca intensif antara lain:

  1. Membaca telaah isi
  2. Membaca Teliti

Membaca ini bertujuan untuk memahami secara detail gagasan yang terdapat dalam teks bacaan tersebut untuk melihat organisasi penulisan atau pendekatan yang digunakan oleh si penulis. Pembaca dalam hal ini selain dituntut untuk dapat mengenal dan menghubungkan kaitan antara gagasan yang ada, baik yang terdapat dalam kalimat maupun maupun dalam setiap paragraf.

  1. Membaca Pemahaman

Menurut Tarigan (1986:56) membaca pemahaman merupakan sejenis membaca yang bertujuan untuk memahami standar-standar atau norma-norma kesastraan, resensi kritis, drama tulis, serta pola-pola fiksi.

  1. Membaca Kritis

Membaca kritis adalah sejenis membaca yang dilakukan secara bijaksana, penuh tenggang hati, mendalam, evaluatif, serta analisis, dan bukan hanya mencari kesalahan.

  1. Membaca Ide

Membaca ide adalah sejenis kegiatan membaca yang bertujuan untuk mencari, memperoleh serta memanfaatkan ide-ide yang terdapat dalam bacaan. Menurut Tarigan (1986:56) membaca ide merupakan kegiatan membaca yang bertujuan untuk mencari jawaban atau pertanyaan berikut dari suatu bacaan: (a) mengapa hal itu merupakan judul atau topik yang baik; (b) masalah apa saja yang dikupas atau dibentangkan dalam bacaan tersebut; (c) hal-hal apa yang dipelajari dan yang dilakukan oleh sang tokoh.

 

Jawaban Nomor 2 (sumber: http://muhammadvebryan.blogspot.co.id/2014/10/tugas-bahasa-indonesia-pertemuan-1_25.html)

Karya ilmiah merupakan karya tulis yang isinya berusaha memaparkan suatu pembahasan secara ilmiah yang dilakukan oleh seorang penulis atau peneliti. Untuk memberitahukan sesuatu hal secara logis dan sistematis kepada para pembaca. Karya ilmiah biasanya ditulis untuk mencari jawaban mengenai sesuatu hal dan untuk membuktikan kebenaran tentang sesuatu yang terdapat dalam objek tulisan.

Istilah karya ilmiah di sini mengacu kepada karya tulis yang menyusun dan penyajiannya didasarkan pada kajian ilmiah dan cara kerja ilmiah. Dilihat dari panjang pendeknya atau kedalaman uraian, karya tulis ilmiah dibedakan atas makalah (paper) dan laporan penelitian. Dalam penulisan baik makalah maupun laporan penelitian, didasarkan pada kajian ilmiah dan cara kerja ilmiah. Penyusunan dan kajian karya semacam itu didahului oleh studi pustaka dan lapangan.

Karangan ilmiah ialah karya tulis yang memaparkan pendapat, gagasan, tanggapan, atau hasil penelitian yang berhubungan dengan kegiatan keilmuan. Jenis karangan ilmiah banyak sekali, diantaranya makalah, skripsi, tesis, disertasi, dan laporan penelitian. Kalaupun jenisnya berbeda-beda, tetapi kelima-limanya bertolak dari laporan, kemudian diberi komentar dan saran.

Karya ilmiah harus bersifat empiris maksudnya adalah bahwa kebenaran dari karya ilmiah tersebut harus bisa diuji dan merupakan hasil otentik. Sementara itu, karya ilmiah bersifat objektif adalah karya ilmiah itu berdasarkan fakta dan apa adanya atau tidak dibuat-buat.

Jawaban Diskusi 4 Manajemen Pemasaran EKMA 4216

  1. Beri penjelasan dan contoh dari jenis barang konsumen:
  2. Convenience Goods
  3. Shopping Goods
  4. Specialty Goods

 

  1. Jelaskan dan beri contoh perbedaan barang dan jasa

 

JAWAB

SOAL NOMOR 1 (Sumber Jawaban: Modul UT Inisiasi 4)

  • Convenience Goods (Barang konvenien), yaitu barang-barang yang relatif mudah dipakai dan mudah untuk diperoleh. Ciri lain dari barang konvenien adalah memiliki harga yang relatif murah, frekuensi pembeliannya tinggi, dan konsumen dalam membuat keputusan beli hanya mengeluarkan sedikit usaha dan pertimbangan. Misal barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti sabun, gula pasir, surat kabar, dan lain-lain.
  • Shopping Goods (Barang belanjaan), yaitu barang-barang yang harus dicari dulu oleh pembeli bila ingin membelinya, karena tidak tersedia di semua tempat. Sebelum memutuskan untuk membeli, biasanya pembeli akan mempertimbangkan masak-masak beberapa hal seperti harga, mutu dan warna. Misalnya, perkakas rumah tangga, pakaian atau barang-barang elektronik.
  • Specialty Goods (Barang spesial), yaitu barang-barang yang mempunyai ciri khas unik (identifikasi merk), harganya relatif mahal dan terdapat pada tempat-tempat tertentu saja, dimana untuk memperolehnya sekelompok pembeli bersedia mengeluarkan pengorbanan yang cukup besar. Misalnya, barang-barang mewah dengan jenis dan merek tertentu, mobil, peralatan fotografi, dan barang antik.

 

SOAL NOMOR 2 (Sumber Jawaban: Manajemen karangan Richard L. Daft Edisi 6 Buku 2, 610-611)

Perbedaan barang dan jasa

Organisasi manufaktur merupakan organisasi yang memproduksi barang-barang fisik. Organisasi jasa merupakan organisasi yang memproduksi hasil-hasil nonfisik yang membutuhkan keterlibatan pelanggan dan tidak bisa disimpan dalam persediaan.

Jasa berbeda dari produk buatan pabrik dalam dua hal. Pertama,pelanggan jasa terlibat dalam proses produksi yang aktual. Pasien benar-benar mengunjungi dokter untuk menerima jasa, dan sulit untuk membayangkan seorang penata rambut yang memberikan jasa tanpa ada kontak langsung dari pelanggan. Hal yang serupa juga berlaku bagi perusahaan penerbangan, restoran, dan bank. Kedua, barang-barang buatan pabrik dapat disimpan dalam persediaan, sementara hasil-hasil jasa, karena tidak dapat diraba, tidak dapat disimpan. Produk-produk buatan pabrik seperti pakaian, makanan, mobil, dan DVD player semua dapat disimpan di gudang dan dijual di kemudian hari. Tetapi, seorang penata rambut tidak dapat mencuci, memotong, dan menata rambut terlebih dahulu dan menyimpannya di rak sampai pelanggan tiba, begitu juga seorang dokter tidak dapat menyimpan pemeriksaan dalam persediaan. Jasa harus diciptakan dan disediakan untuk pelanggan tepat pada saat diinginkan.

Di samping perbedaan antara perusahaan manufaktur dan perusahaan jasa, mereka menghadapi masalah-masalah operasional yang sama. Pertama, setiap jenis organisasi harus memperhatikan penjadwalan. Sebuah klinik medis harus menjadwalkan janji sehingga waktu dokter dan pasien akan digunakan dengan efektif. Kedua, baik organisasi manufaktur maupun organisasi jasa harus memperhatikan kualitas dan produktivitas. Karena banyak masalah operasional yang serupa, alat-alat dan teknik-teknik manajemen operasi dapat dan harus diterapkan pada organisasi jasa seperti yang sudah diterapkan pada operasi manufaktur.

 

 

Organisasi Manufaktur Organisasi Jasa
1.       Memproduksi barang fisik

2.       Barang disediakan untuk pemakaian di kemudian hari

3.       Kualitas diukur secara langsung

4.       Hasil yang terstandarisasi

5.       Proses produksi jauh dari pelanggan

6.       Tempat fasilitas cukup penting bagi keberhasilan bisnis

7.       Padat modal

8.       Contoh: pabrik pembuat mobil, perusahaan baja, perusahaan minuman ringan

1.    Memproduksi hasil nonfisik

2.    Produksi dan konsumsi yang terjadi bersamaan

3.    Kualitas dirasakan dan sulit untuk diukur

4.    Hasil yang disesuaikan dengan keinginan pelanggan

5.    Pelanggan berpartisipasi dalam proses produksi

6.    Tempat fasilitas sangat penting bagi keberhasilan perusahaan

7.    Padat karya

8.    Contoh: perusahaan penerbangan, hotel, firma hukum

 

 

 

Jawaban Tugas 1 Kombis

Nomor 1

Jelaskan komponen komunikasi menurut Lasswell dalam kasus ketika anda melakukan proses transaksi Jual Beli dengan Pelanggan !

Jawab

Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi nonverbal. Menurut Laswell komponen-komponen komunikasi adalah:

  1. Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain.
  2. Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain.
  3. Saluran (channel) adalah media di mana pesan disampaikan kepada komunikan. dalam komunikasi antar-pribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada/suara.
  4. Penerima atau komunikate (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain
  5. Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi pesan yang disampaikannya.
  6. Aturan yang disepakati para pelaku komunikasi tentang bagaimana komunikasi itu akan dijalankan (“Protokol”)

(Sumber definisi: https://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi)

Komunikasi yang diterapkan dalam melakukan proses transaksi Jual Beli dengan Pelanggan.

Misalnya calon pembeli melihat barang yang dijual di etalase, kemudian calon pembeli ini bertanya kepada penjual. Pembeli yang bertanya terlebih dahulu disebut sebagai sender, sementara penjual yang meresponnya disebut sebagai receiver. Misalnya ketika bertanya, pembeli berbicara “Berapa harga baju ini?” (isi pembicaraan ini disebut sebagai pesan) dan penjual menjawab “50 ribu” (ini disebut sebagai umpan balik). Saluran komunikasi ini adalah verbal dan dilakukan secara langsung bisa menggunakan udara yang mengalir dari getaran udara.


Nomor 2

Gangguan komunikasi apa yang akan terjadi dalam proses transaksi Jual Beli dengan Pelanggan dilihat dari psikologis, fisik, semantik dan mekanis

Jawab

  1. Hambatan psikologis. Umumnya disebabkan komunikator dalam melancarkan komunikasi tidak mengkaji dulu diri dari komunikan. Misalnya ketika si A (sender) yang orang Batak berbicara blak-blakan dan keras tanpa memikirkan perasaan si B (receiver). Akhirnya si B merasa tersinggung dan enggan berbicara dengan si A. Demikian pula seseorang yang sedang tertekan (depresi) tidak akan dapat melakukan komunikasi dengan baik.
  2. Gangguan fisik misalnya jika seorang mengalami gangguan pendengaran maka ia akan mengalami hambatan komunikasi. Disini si A (sender) harus berbicara lantang karena si B (receiver) agak tuli jadi tidak bisa cepat paham ketika 2 orang ini sedang berkomunikasi. Biasanya kalau si A bisa menggunakan bahasa isyarat, dia bisa menambahkan gerak gesture tubuh ketika sedang berbicara.
  3. Gangguan semantik. Gangguan jenis ini bersangkutan dengan pesan komunikasi yang pengertiannya menjadi rusak. Gangguan semantic tersaring ke dalam pesan melalui penggunaan bahasa. Lebih banyak kekacauan mengenai pengertian suatu istilah atau konsep yang terdapat pada komunikator, akan lebih banyak gangguan semantic dalam pesannya. Gangguan ini terjadi dalam salah pengertian. Misal, si A yang orang kampung sok-sok an menggunakan bahasa Inggris dan bilang “Kamu jangan menjudge saya”, padahal si B yang terdidik dan sedang kuliah S3 tidak sedang menjudge si B, melainkan sedang memberikan opini. Kata “menjudge” dan “memberikan opini” jelas sangat jauh sekali artinya.
  4. Gangguan mekanik. Gangguan yang disebabkan oleh saluran komunikasi atau kegaduhan yang bersifat fisik. Misalnya ketika di pabrik, atasan berbicara kepada bawahan ketika mereka berdua bertemu di plant pabrik. Suara dari kegaduhan mesin pabrik sangat menghambat proses komunikasi yang baik.

(Sumber definisi: https://itha911.wordpress.com/kumpulan-makalah-2/hambatan-komunikasi/)


Nomor 3

Toko Sinta adalah sebuah organisasi. Sebutkan Stakeholder internal dan eksternal dari toko Sinta, serta berikan contoh bentuk komunikasi yang terjadi.

Jawab

Definisi stakeholders menurut Freeman (1984) merupakan individu atau kelompok yang bisa mempengaruhi dan/ atau dipengaruhi oleh organisasi sebagai dampak dari aktivitas-aktivitasnya. Sedangkan Chariri dan Ghazali (2007, h.32) mengatakan bahwa perusahaan bukanlah entitas yang hanya beroperasi untuk kepentingannya sendiri namun harus memberikan manfaat bagi stakeholders-nya (shareholders, kreditor, konsumen, supplier, pemerintah, masyarakat, analis dan pihak lain). Sedangkan Rudito (2004) mengemukakan bahwa perusahaan dianggap sebagai stakeholders, jika mempunyai tiga atribut, yaitu: kekuasaan, legitimasi dan kepentingan.

Mengacu pada pengertian stakeholders diatas, maka dapat ditarik suatu penjelasan bahwa dalam suatu aktivitas perusahaan dipengaruhi oleh faktor-faktor dari luar dan dari dalam, yang kesemuanya dapat disebut sebagai stakeholders.  Kelangsungan hidup perusahaan bergantung pada dukungan stakeholders dan dukungan tersebut harus dicari sehingga aktivitas perusahaan adalah untuk mencari dukungan tersebut. Makin powerful stakeholders, makin besar usaha perusahaan untuk beradaptasi. Pengungkapan sosial dianggap sebagai bagian dari dialog antara perusahaan dengan stakehoders-nya (Chariri dan Ghazali, 2007).

Stakeholders internal adalah stakeholders yang berada di dalam lingkungan organisasi. Misalnya karyawan, manajer dan pemegang saham (shareholder). Sedangkan stakeholders eksternal adalah stakeholders yang berada di luar lingkungan organisasi, seperti penyalur atau pemasok, konsumen atau pelanggan, masyarakat, pemerintah, pers, kelompok social responsible investor, licensing partner dan lain-lain.

(sumber: http://www.rahmatullah.net/2012/01/stakeholders-dalam-csr.html)

Pada kasus toko Sinta. Stakeholder internalnya adalah penjaga toko, supervisor toko, boss. Sementara itu stakeholder eksternalnya adalah pembeli, supplier, investor dan sebagainya. Contoh dari bentuk komunikasi yang bisa terjadi pada toko Sinta adalah ketika pembeli datang ke toko tersbeut dan bertanya tentang produk yang konsumen ingin beli, atau misalnya ketika supervisor bertemu dengan supplier menanyakan tentang barang-barang inden atau reject.


Nomor 4

Buatlah sebuah pesan ajakan Kuliah di UT dengan memperhatikan Prinsip Komunikasi bisnis 7C.

Jawab

Untuk melakukan Komunikasi yang Efektif, terdapat 7 faktor Komunikasi yang perlu diperhatikan. 7 Faktor Komunikasi ini sering disebut dengan 7C Komunikasi atau 7C of Communication.

  • Clear (Jelas). Sangat kita berbicara atau menuliskan suatu pesan kepada orang lain, pastikan pesan yang kita berikan tersebut memiliki tujuan yang jelas. Apa yang sebenarnya yang kita inginkan dari pemberian pesan tersebut.
  • Concise (Ringkas). Komunikasi harus dilakukan secara Ringkas namun tetap fokus pada poin yang ingin kita sampai. Penyampaian pesan dengan kalimat yang berlebihan akan membingungkan pendengar ataupun pembaca terhadap maksud dari pesan kita tersebut.
  • Concrete (Konkret). Pesan yang disampaikan harus Konkret, dengan demikian pendengar atau pembaca dapat memahami dengan jelas pesan yang disampaikan tersebut secara keseluruhan dan fokus pada maksud yang ingin disampaikan. Biasanya didukung dengan fakta dan data sehingga di tidak disalahtafsirkan.
  • Correct (Benar). Pesan yang disampaikan harus bebas dari kesalahan tata bahasa sehingga mudah dimengerti oleh penerima pesan tersebut.
  • Coherent (Koheren/Masak akal). Komunikasi Koheren adalah komunikasi yang logik atau masuk akal, semua pesan yang diberikan sesuai dengan topik pembicaraan utama.
  • Complete (Lengkap). Komunikasi harus lengkap, kita harus memberikan pesan secara lengkap kepada penerima pesan tersebut sehingga penerima pesan mengetahui maksud dan tujuan dari pesan yang bersangkutan.
  • Courteus (Sopan). Komunikasi yang dilakukan dengan sopan, ramah dan terbuka tanpa ada sesuatu yang terselubung didalamnya.

(sumber: http://ilmumanajemenindustri.com/pengertian-komunikasi-7c-untuk-komunikasi-efektif/)

Contoh: Teman-teman, Marilah kita melanjutkan kuliah di Universitas Terbuka. Biaya kuliah di UT ini sangatlah terjangkau. Selain itu, belajar di UT sangatlah fleksibel, karena kita bisa belajar kapanpun dan dimanapun selama kita memiliki laptop atau smartphone berbasis android dan koneksi internet yang memadai. Kuliah di UT merupakan jawaban terbaik bagi mereka yang ingin belajar di kampus tanpa harus mengganggu aktivitas bekerjanya. Terima Kasih.

Jawaban Inisiasi 3 Komunikasi Bisnis

Menurut saya, kemampuan menyusun pesan komunikasi bisnis ini sangatlah penting karena sangat berpengaruh pada hubungan bisnis antara 2 pihak atau lebih. Misalnya, ketika menulis pesan menggunakan bahasa Inggris, kita bisa menggunakan
“Dear Mr. Smith”

“Dearest Smith”

Untuk contoh yang pertama itu sifatnya formal (menggunakan kata dear). Kalau untuk contoh yang kedua justru artinya menunjukkan orang yang sudah dekat (akrab) (menggunakan kata dearest). Dari situ saja sudah berbeda maksud. Kita benar-benar harus menggunakan jenis kata-kata yang sesuai agar si penerima pesan komunikasi bisnis tersebut tidak merasa tersinggung. Isi komunikasi menunjukkan suatu kesan kepada penerima.

Selain itu, isi komunikasi bisnis yang baik haruslah tidak bertele-tele, ringkas dan tepat sasaran. Hal ini dimaksudkan agar isi pesan tersebut bisa langsung memahami maksud dari isi pesan tersebut.

 

Dalam kehidupan nyata saya, misalnya ketika saya melakukan bisnis dengan orang asing. Di akhir pesan, orang asing tersebut menulis kata “tanti baci” yang artinya “cium”. Kita harus memahami kalau ini maksudnya si pengirim pesan tersebut telah merasa akrab dengan kita, sehingga kita harus benar-benar memahami kultur/budaya dan kebiasaan-kebiasaan dengan rekan bisnis kita.